Sholat saat Umroh adalah pengalaman yang sangat istimewa karena Anda berkesempatan melakukannya di dua masjid paling suci di dunia: Masjid Nabawi (Madinah) dan Masjidil Haram (Makkah).
Berikut adalah panduan lengkap mengenai sholat selama perjalanan Umroh agar Anda tidak bingung:
Berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW, pahala sholat di sini berlipat ganda:
Masjid Nabawi: 1.000 kali lipat dibanding masjid lainnya.
Masjidil Haram: 100.000 kali lipat dibanding masjid lainnya.
Karena Anda adalah seorang musafir (orang yang dalam perjalanan), Anda mendapatkan keringanan (rukhsah):
Di Pesawat: Anda akan melakukan sholat di kursi pesawat atau di area kecil yang disediakan. Sholat dilakukan dengan cara Jamak (menggabungkan dua waktu sholat) dan Qashar (meringkas sholat 4 rakaat menjadi 2 rakaat).
Arah Kiblat: Biasanya di layar monitor pesawat internasional (seperti Saudi Arabian Airlines atau Garuda) terdapat info arah kiblat. Jika tidak ada, ikuti arah pesawat menuju Saudi.
Cara Sholat: Bisa dilakukan dengan posisi duduk di kursi jika tidak memungkinkan berdiri.
Waktu Kedatangan: Datanglah minimal 30-60 menit sebelum azan jika ingin sholat di dalam area masjid. Jika terlambat, Anda mungkin hanya akan mendapat tempat di pelataran luar karena sangat ramai.
Sholat Jenazah: Di kedua masjid ini, hampir setiap selesai sholat fardhu (5 waktu), akan dilanjutkan dengan sholat jenazah.
Caranya: Sholat jenazah dilakukan dengan 4 takbir tanpa ruku' dan sujud dalam posisi berdiri. Pastikan Anda ikut karena pahalanya sangat besar (sebesar gunung Uhud).
Sholat Jumat: Jika Anda mendapat waktu Jumat di sana, pastikan datang 2-3 jam lebih awal karena masjid akan ditutup sangat cepat oleh petugas keamanan (Asykar) jika sudah penuh.
Sajadah Tipis: Sangat disarankan membawa sajadah tipis/travel karena lantai pelataran bisa sangat panas atau dingin.
Membatalkan Wudhu: Jika wudhu batal di dalam Masjidil Haram, mencari tempat wudhu bisa memakan waktu 15-20 menit karena letaknya yang jauh di luar.
Tips: Selalu bawa botol semprotan air untuk wudhu darurat (tajdidul wudhu) di kursi atau tempat Anda duduk.
Shaf Wanita & Pria: Di sana dipisahkan dengan sangat ketat oleh petugas. Ikuti instruksi Asykar yang berteriak "Thariq.. Thariq.." (jalan/berikan jalan) agar tidak salah masuk area.
Raudhah adalah area di dalam Masjid Nabawi yang disebut sebagai taman surga. Sholat dan berdoa di sini sangat mustajab.
Anda harus mendaftar lewat aplikasi Nusuk untuk mendapatkan izin masuk (tasreh).
Waktunya terbatas (biasanya hanya 10-15 menit), jadi manfaatkan untuk sholat sunnah dua rakaat dan berdoa sebanyak-banyaknya.
Satu hal yang penting untuk diingat: Selama Umroh, sholat fardhu adalah prioritas utama. Ibadah Umroh (tawaf & sa'i) bisa dilakukan kapan saja, tapi jangan sampai kelelahan tawaf membuat Anda malah tertidur dan melewatkan sholat berjamaah di masjid.